Banjir merupakan peristiwa alam dimana terjadi ketika volume air yang meluap ke daratan. Baru-baru ini telah terjadi Banjir di Jakarta yang mengakibatkan beberapa kerusakan dan kerugian. Tapi tahukah kalian peristiwa banjir yang paling menyeramkan dalam sejarah? Inilah beberapa peristiwa banjir paling menakutkan dalah sejarah.

Banjir Sungai Huai, Cina 1931

Banjir Sungai Huai, Cina 1931

Banjir pada tahun 1931 ini disebut sebagai bencana alam akibat banjir paling parah di dunia.
Terjadi pada Agustus 1931 saat ketinggian Sungai Yangtze meningkat setelah diguyur hujan tanpa henti selama tiga hari.
19 Agustus 1931, ketinggian Sungai Huai yang merupakan bagian Sungai Yangtze melebihi batas maksimum dan menenggelamkan 200.000 orang yang sedang tertidur.
Jutaan orang meninggal karena Penyakit kolera, tipus, dan diare. Bahkan terjadi kasus kanibalisme lantaran tak ada lagi bahan makanan. Orang melakukan segala macam cara untuk bisa mendapatkan uang. Termasuk menjual anggota keluarga mereka sendiri. Total yang meninggal adalah 4 juta orang.

Banjir Sungai Kuning, China 1887, 1938 dan 1642


Banjir Sungai di China

Peristiwa banjir tidak hanya terjadi sekali di China, namun berkali-kali dan dengan tingkat keparahan yang sama. Pada sekitar tahun 1887, 1938 dan 1642 terjadi banjir di sungai kuning China, akibatnya menelan jutaan orang terbunuh di sungai ini, karena itu sungai ini lebih dikenal dengan julukan "China’s sorrow".

Banjir St. Felix, Belanda 1530


St. Felix, Belanda 1530

Banjir ini terjadi pada tanggal 5 November 1530. Delapan belas desa hanyut terbawa banjir. Lebih dari 120.000 orang tewas, sedangkan total kerugian mencapai US $100 Juta.

Banjir ini membuat sebagian kota ditinggalkan dan terendam garam menjadi daerah rawa.

Banjir St. Petersburg, Rusia 1824


Banjir St. Petersburg, 1824

Banjir yang terjadi pada 7 November Tahun 1824 ini merupakan terbesar dalam sejarah St. Petersburg.
Lonjakan air yang tidak biasa di sungai Neva ini terjadi ketika badai pada malam 6 November di atas laut Baltik, dan mereda ketika menjelang Pagi.
Hal ini menyebabkan lonjakan sampai ke Teluk Finlandia, mencapai ketinggian 4,20 diatas permukaan laut, sehingga menjadikan Banjir terparah yang pernah terjadi.

Bagimanakah? Untung saja Banjir Jakarta tidak terjadi separah ini, dan mudah-mudahan jangan sampai terjadi, menurut kalian apakah penyebab banjir itu sendiri?